LIPI Press Turut Berbangga Bangkitnya BPPT Press
Oleh Administrator

LIPI Press Turut Berbangga Bangkitnya BPPT Press

26 November 2017  |  Berita

Jakarta - Pusat Manajemen Informasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengadakan acara “Workshop Penerbitan Ilmiah BPPT Press”. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat (24/11), bertempat di Hotel Grand Zuri, BSD City, Tangerang Selatan. Selain diikuti oleh para peneliti dan perekayasa senior BPPT, kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Pusdiklat BPPT, Kepala Pusat Manajemen Informasi BPPT, dan Kepala Bidang Manajemen Pengetahuan dan Perpustakaan BPPT.

Keberadaan BPPT Press sebagai unit yang menangani penerbitan di lingkungan BPPT ternyata sudah cukup lama berperan. Hal ini diketahui dari Eka Meifrina S. ketika menyampaikan materi mengenai Perkembangan BPPT Press. “BPPT Press didirikan sejak tahun 2002, dan tercatat telah menerbitkan sejumlah 286 judul buku,” tegas wanita yang menjabat Kepala Bidang Manajemen Pengetahuan dan Perpustakaan BPPT. Dalam perkembangan, karena belum jelasnya struktur organisasi, keberadaan BPPT Press sempat tenggelam. Oleh karena itu, kegiatan workshop ini merupakan salah satu upaya untuk membangkitkan keberadaan dan meningkatkan peran BPPT Press dalam mengelola publikasi ilmiah di lingkungan BPPT.  

Pada kesempatan tersebut, Rahmi Lestari Helmi selaku Kepala LIPI Press, didampingi oleh Prapti Sasiwi selaku staf editor mendapat kepercayaan untuk berbagi pengalaman dalam pengelolaan manajemen penerbitan ilmiah. Dalam diskusi banyak mengungkap pembahasan mengenai lingkup kewenangan Dewan Editor dan penelaahan substansi naskah. Selain itu, pembahasan yang juga banyak mendapat perhatian peserta adalah terkait dengan bagaimana peran dan andil seorang editor dalam buku dan bunga rampai (Edited book).

Selain untuk meningkatkan kualitas penerbitan BPPT Press, kegiatan workshop tersebut juga merupakan sebuah upaya untuk mempersiapkan BPPT Press menghadapi akreditasi penerbit ilmiah. Dalam Peraturan Kepala LIPI, No.17 Tahun 2016 tentang Pedoman Akreditasi Penerbit Ilmiah, dinyatakan bahwa sebagai prasyarat untuk mengajukan akreditasi bagi penerbit dari instansi pemerintah harus berbadan hukum yang disahkan pejabat berwenang, paling rendah setingkat Eselon II. Sementara itu, bagi penerbit ilmiah dari swasta harus berbadan hukum Perseroan Komanditer (CV) atau Perseroan Terbatas (PT) yang disahkan berdasarkan Akta Notaris. Kemudian pada poin ketiga dalam prasyarat juga harus secara jelas mencantumkan struktur organisasi dan jenis usaha atau kegiatan penerbitan buku ilmiah dalam anggaran dasar dan/atau izin usahanya tersebut.

Berkaitan dengan itu, dalam rangka penguatan organisasi dan kelembagaan, di penghujung acara Workshop dilakukan pembentukan kepengurusan BPPT Press. Sebelumnya, di pertengahan tahun 2017, tepatnya pada Rabu (12/4/2017), tim BPPT Press telah melakukan pertemuan studi banding dan konsultasi mengenai manajemen penerbitan ilmiah ke LIPI Press. Pada kesempatan tersebut, Tim BPPT Press telah melakukan diskusi terkait manajemen penerbitan, mulai dari SDM, SOP, pendistribusian, hingga status kelembagaan organisasi. Semoga dengan bangkitnya BPPT Press dapat lebih meningkatkan produktivitas dan kualitas publikasi ilmiah nasional, khususnya dalam penerbitan buku. Selamat BPPT Press!*/mfs/

Berita terkait: Tingkatkan Kualitas Terbitan, BPPT Press Studi Banding ke LIPI Press 

 Peserta Workshop

Penyampaian materi dari LIPI Press

Penyerahan cindera mata

0 Komentar pada artikel ini

 

Tinggalkan Balasan

Email yang dimasukkan tidak akan dipublish. Inputan yang bertanda * harus diisi