Perkuat Integritas, LIPI Press Ikuti Kajian Ramadan 1438H
Oleh Administrator

Perkuat Integritas, LIPI Press Ikuti Kajian Ramadan 1438H

15 Juni 2017  |  Berita

Bogor - Sebagai bagian dari semarak bulan suci Ramadan 1438H, segenap sivitas UPT Balai Media dan Reproduksi (LIPI Press) mengikuti kajian bertema Ramadan dengan pembicara Ustadz Ahmad Hafidzi. Kajian tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Monitoring & Evaluasi (MONEV) LIPI Press yang berlangsung pada Selasa (13/6) di Ruang Rapat Lantai 4 Gedung Kusnoto LIPI, Jl lr H Juanda No 18, Bogor, Jawa Barat.

Kajian dipandu oleh Dhevi EIR Mahelingga dan dibuka dengan tilawatil Qur'an oleh Aceh Daryana. Rahmi Lestari Helmi selaku Kepala LIPI Press menyampaikan sambutan dalam kegiatan yang dihadiri oleh seluruh elemen sivitas LIPI Press, baik dari pegawai, tenaga kontrak, hingga tenaga penjaga dan office boy. Selepas sambutan, pembicara Ustadz Ahmad Hafidzi menyampaikan materi terkait hakikat manusia dijadikan, dihidupkan, dan diciptakan oleh Allah Swt.

Dalam paparannya, Ustadz Ahmad Hafidzi menyampaikan hakikat alasan manusia dijadikan oleh Allah Swt. yakni sebagai khalifah di muka bumi. Sebagai khalifah, manusia diajarkan ilmu untuk kemudian beramal dengannya. Dan dalam pengamalannya, manusia dituntut untuk senantiasa ikhlas, yakni melaksanakan segenap amalannya tulus untuk Allah Swt. termasuk dalam setiap aktivitas keseharian dan pekerjaan.

Sementara itu, hakikat manusia dihidupkan adalah untuk dimatikan oleh Allah Swt. dan setelah dimatikan, manusia akan mempertanggungjawabkan segala perbuatannya di dunia. Dalam poin tersebut, Ustadz Ahmad Hafidzi mengajak peserta kajian untuk pandai-pandai dalam menghisab (menghitung khilaf) yang telah diperbuat sebagai introspeksi atau perbaikan diri.

Terakhir, hakikat manusia diciptakan adalah untuk beribadah sesuai Q.S. Az-Zariyat 56, yakni "Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku." Di sini, Ustadz Ahmad Hafidzi mengaitkannya dengan puasa Ramadan yang saat ini tengah dijalani oleh umat muslim. Puasa Ramadan pada hakikatnya adalah untuk mendidik orang-orang yang beriman untuk mencapai derajat ketakwaan. Untuk mencapainya, orang yang berpuasa tidak sekadar menahan lapar dahaga, melainkan juga dengan menjaga diri dari perbuatan keji dan mungkar, menahan hawa nafsu, dan senantiasa bersabar.

Kajian berlangsung khidmat hingga berakhir pukul 17.48 WIB untuk kemudian dilanjutkan dengan acara buka puasa bersama dan sholat maghrib berjamaah. Diharapkan melalui kajian ini, pribadi segenap sivitas LIPI Press menjadi lebih baik lagi, seiring dengan penerapan nilai-nilai keikhlasan, introspeksi, dan kesabaran yang telah dipaparkan.

Kegiatan kajian Ramadan 1438H merupakan bagian dari komitmen LIPI Press dalam meningkatkan integritas pegawai guna menunjang perbaikan reformasi birokrasi khususnya pada area pengawasan dan akuntabilitas. Hal tersebut mengingat bahwa perbaikan suatu organisasi mustahil terjadi tanpa perbaikan segenap individu di dalamnya.

 

0 Komentar pada artikel ini

 

Tinggalkan Balasan

Email yang dimasukkan tidak akan dipublish. Inputan yang bertanda * harus diisi