Strategi dan Negosiasi: dalam Konflik Air di Bali dan Banten
Oleh Administrator

Strategi dan Negosiasi: dalam Konflik Air di Bali dan Banten

09 Juli 2019  |  Buku

Penulis: Imam Syafi’i dan Irine H. Gayatri

Editor: Imam Syafi’i dan Irine H. Gayatri (ed.)

Sumber daya air semula dipandang tidak hanya sebagai bagian penting dalam kehidupan, tetapi juga dipandang sebagai komoditas untuk mendapatkan keuntungan ekonomi. Perbenturan dua pandangan ini mendorong munculnya persoalan-persoalan yang mengarah pada konflik dengan dimensi yang lebih kompleks dan rum it yang melibatkan masyarakat, negara, dan juga korporasi.

Sunga rampai ini tidak hanya mengulas keterkaitan antara aktor-aktor informal dan praktik pengelolaan sumber daya air, baik di Bali maupun di Banten, tetapi juga memperlihatkan dinamika elite lokal yang berasal dari masyarakat akar rumput, seperti komunitas subak di Bali dan komunitas pesantren di Banten. Se lain itu, bunga rampai ini juga membahas strategi­strategi politik yang dilakukan kelompok masyarakat atau institusi non­negara dalam relasi konfliktual perebutan akses terhadap air tersebut.

Untuk itu, bunga rampai ini diharapkan dapat dijadikan referensi oleh pemangku kebijakan (pemerintah daerah) dalam memformulasikan kebijakan yang lebih akomodatif terhadap kepentingan masyarakat akar rumput. Hal ini dimaksudkan agar proses konsolidasi demokrasi di Indonesia dalam pemenuhan kesejahteraan dan keadilan masyarakat dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Copyeditor Tantrina Dwi Aprianita
Layouter : Erna Rumbiati dan Meita Safitri
Cover designer  : Rusli Fazi
Registrasi : ISBN 978-602-496-052-0 
Halaman : xvii + 162  hlm.
Dimensi : A5 (14,8 x 21 cm)

©2019 Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)

0 Komentar pada artikel ini

 

Tinggalkan Balasan

Email yang dimasukkan tidak akan dipublish. Inputan yang bertanda * harus diisi