PANDUAN INSENTIF

AKUISISI PENGETAHUAN LOKAL
DALAM BENTUK
BUKU DAN AUDIOVISUAL

UPT BALAI MEDIA DAN REPRODUKSI (LIPI PRESS)
TAHUN 2021

 

1. LATAR BELAKANG

Secara geografis Indonesia merupakan sebuah negara kepulauan dengan dua per tiga luas wilayahnya berupa lautan. Dengan kondisi tersebut, Indonesia memiliki lebih dari 17.000 pulau yang kaya akan keanekaragaman hayati (Biodiversity) dan sumber daya mineral yang tersebar hampir di seluruh wilayah. Selain itu, Indonesia juga kaya dengan beragam budaya dan adat istiadat yang menjadi wujud rasa syukur atas berkat yang dilimpahkan oleh Tuhan semesta alam. Tercatat Indonesia memiliki 300 kelompok etnolinguistik dengan 742 bahasa dan 740 suku bangsa yang terbanyak di dunia.       

      Kekayaan dan warisan budaya yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia tersebut mempunyai nilai yang sangat berharga. Akan tetapi, berbagai potensi kekayaan tersebut belum dimanfaat­kan secara optimal. Hal ini terlihat dari kurangnya ketersediaan informasi terkait kekayaan berbagai pengetahuan yang bersumber dari kearifan lokal Indonesia. Di sisi lain, derasnya budaya asing yang masuk ke Indonesia serta adanya kemajuan teknologi informasi yang terus berkembang menjadi tantangan yang harus dihadapi dan mungkin dapat menggerus nilai-nilai luhur kemanusiaan dari kearifan lokal yang terkandung dalam adat-istiadat, seni, budaya, dan tradisi lokal yang ada dalam masyarakat Indonesia.

Karenanya, fungsi pengetahuan dan kearifan lokal harus turut berkembang dalam masyarakat. Kekayaan berupa pengetahuan dan kearifan lokal ini diharapkan berfungsi sebagai solusi menghadapi era modernisasi dan globa­lisasi serta kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Keberadaannya diharapkan mampu memfilterisasi dan bertahan di tengah serangan budaya luar, mampu mengintegrasikan antara budaya luar dan budaya lokal, dan mampu mengarahkan kebudayaan bangsa kita.

Selain itu, penting adanya pengakuan dan penghormatan terhadap peran pengetahuan dan kearifan lokal dalam pengem­bangan sektor pengetahuan di Indonesia, khusus­nya sebagai salah satu dasar dalam pembuatan kebijakan yang berkelanjutan, baik di tingkat daerah maupun pusat (Nugroho, Carden, & Antlov, 2016). Pengetahuan dan kearifan lokal harus menjadi salah satu modal berharga yang berkontribusi pada pembangunan nasional. Segala bentuk pengetahuan, baik yang dihasilkan dari kalangan akademis maupun profesional, pengetahuan lokal ter­masuk yang harus dikelola (dikomunikasikan) agar dapat digunakan dalam pembuatan kebijakan (Nugroho, Carden, & Antlov, 2016).

Bahkan UNESCO (2017) menyatakan bahwaluas dan rumitnya tantangan dewasa ini membutuhkan mobilisasi pengetahuan terbaik yang tersedia untuk peng­ambilan kebijakan. Karena ada potensi besar bagi pengetahuan asli dan lokal untuk berkontribusi lebih lanjut terhadap tantangan global, seperti perubahan iklim, degradasi lingkungan, dan hilangnya keanekaragaman hayati untuk mencapai tujuan yang keberlanjutan dan ketahanan.

      Oleh karena itu, diperlukan sebuah upaya untuk mengomunikasikan dan melestarikan pengetahuan lokal agar terus bertahan dan berkem­bang, baik dalam masyarakat Indonesia maupun dunia. Harapannya, berbagai kekayaan pengetahuan lokal dapat dimanfaatkan menjadi sumber literasi yang mendukung terciptanya sumber daya manusia (SDM) cerdas dan unggul serta mampu mendorong masyarakat untuk bertindak dan beretika lokal, namun mengglobal dalam pemikiran (Act locally think globally).

      Sehubungan dengan itu, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) sebagai center of excellence, memiliki peran yang sangat strategis untuk mewujudkan SDMcerdas dan unggul melalui penyediaan informasi yang kredibel dan inovatif, bukan saja terkait iptek hasil-hasil penelitian melainkan juga berbagai informasi yang bermuatan pengetahuan dan kearifan lokal. Program Akuisisi Pengetahuan Lokal ini menjadi salah satu bentuk kontribusi dan jawaban atas berbagai tuntutan terhadap peran lembaga riset dalam penyelesaian masalah-masalah aktual yang dihadapi bangsa, khu­susnya melalui penyediaan produk-produk informasi yang kredibel dan ino­vatifguna menjaga dan melestarikan pengetahuan dan kearifan lokal Indonesia.

1.1  Tujuan

Program Akuisisi Pengetahuan Lokal dalam Bentuk Buku dan Audiovisual bertujuan untuk:

  1. Memotivasi peneliti, dosen, guru, mahasiswa, pelajar, kreator, komunitas, dan penggiat kemasyarakatan dan kebudayaan, serta masyarakat pada umum­nya untuk mendokumentasikan penge­tahuan dan kearifan lokal Indonesia melalui karya, baik dalam bentuk buku maupun audiovisual.
  2. Meningkatkan produktivitas publikasi nasional, baik buku maupun audio­visualyang memuat konten pengetahuan dan kearifan lokal Indonesia.
  3. Meningkatkan peran pemerintah dalam penyediaan produk-produk infor­masi yang bermuatan konten pengetahuan dan kearifan lokal.
  4. Mendiseminasikan hasil-hasil penelitian dalam bentuk buku dan audiovisual.
  5. Memudahkan masyarakat dalam mengaksesberbagai informasi yang ber­muatan konten pengetahuan dan kearifan lokal.
  6. Menerapkan sistem penghargaan bagi masyarakat atas upaya dan komitmen untuk melestarikan pengetahuan dan kearifan lokal melalui karya publikasi yang berkualitas.

1.2  Ruang Lingkup

Dalam program ini, LIPI Press berupaya men­dapatkan dan menerbitkan buku dan audiovisual untuk diakuisisi hak penyebarluasan melalui kanal publik yang dikelola LIPI dengan akses terbuka. Program ini tidak diperuntukkan bagi laporan penelitian, artikel jurnal, artikel bagian dari buku/bunga rampai, buku orasi, prosiding, skripsi, tesis, dan disertasi. Untuk dapat diterima, berbagai KTI tersebut harus dikonversi terlebih dahulu menjadi naskah buku.

      Adapun bentuk-bentuk pengetahuan dan kearifan lokal yang ada dalam masyarakat dapat berupa:

1)  petuah, nilai, norma, kepercayaan, dan pantangan dalam masyarakat;

2)  pelestarian, konservasi, dan pemanfaatan berkelanjutan sumber daya alam;

3)  pengembangan ilmu pengetahuan;

4)  pengembangan sumber daya manusia;

5)  pelestarian kebudayaan dan kesenian, seperti tarian, musik, lukisan, tuturan, dan patung;

6)  pengembangan wujud bangunan (arsitektur), pola bercocok tanam, cara meme­­lihara ternak; dan pelestarian dan pengembangan bentuk-bentuk pengetahuan dan kearifan lokal lainnya.

 

1.3  Sasaran Kegiatan

Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengonversi berbagai kekayaan sumber daya Indonesia dengan melibatkan peran aktif seluruh masyarakat, baik peneliti, dosen, maha­siswa, pelajar, kreator, maupun komunitas atau penggiat kemasya­ra­katan dan kebudayaan, khususnya yang memiliki karya, baik berupa buku maupun audiovisual yang memuat konten pengetahuan dan kearifan lokal serta hasil-hasil penelitian.

 

1.4  Hak Cipta

Dalam program ini, LIPI Press akan memberikan sejumlah insentif kepada pada penulis/kreator yang karyanya diterima untuk diakuisisi. Setiap karya yang terpilih akan disebarluaskan dengan akses terbuka secara terus-menerus melalui kanal publik yang dikelola LIPI di bawah lisensi Creative Commons. Pemberian akses terbuka untuk masyarakat tidak untuk tujuan komersial, kecuali atas persetujuan pemilik hak cipta.Para pengusul yang karyanya diterima, tetap memiliki hak moral sebagai pencipta dan hak ekonomi. 

 

2. KETENTUAN DAN KATEGORI

2.1 Ketentuan

Pengusul dapat mengajukan karya lebih dari satu dengan keten­tuan judul dan konten yang berbeda serta sesuai dengan jenis terbitan yang telah ditentukan. Adapun ketentuan bagi pengusul adalah sebagai berikut.

  1. Buku dan audiovisual merupakan karya asli, baik dari perseorangan maupun tim dan terbebas dari unsur plagiarisme yang dituangkan dalam surat pernyataan;
  2. Buku dan audiovisual yang belum diterbitkan harus mendapat persetujuan/ rekomendasi dari Kepala satuan kerja/pimpinan unit kerja/tokoh masyarakat/pejabat yang berwenang atau rekomendari dari pakar/ahli dalam bidang terkait;
  3. Buku dan audiovisual yang sudah diterbitkanharus men­dapat persetujuan dari penerbit sebelumnya;
  4. Buku yang diajukan harus memiliki kelengkapan anatomi buku, berikut:

Bahan Awal (Preliminaries)

BahanIsi
(Text Matter)

Bahan Akhir (Postliminaries)

Halaman Judul, Kata Pengantar, Prakata, Daftar Isi;

Pendahuluan, Bab, Subbab, Gambar dan Tabel (jik ada diberi nomor dan keterangan)

Daftar Pustaka, Daftar istilah/Glosarium, Daftar Singkatan dan Akronim, Lampiran (jika diperlukan), Indeks, Biodata singkat penulis/kontributor.

  1. Audiovisual yang diajukan harus memiliki informasi mengenai biodata singkat kreator/kontributor; director statement; spesifikasi film berupa: genre film, durasi, warna film, kredit film, tahun produksi dan memiliki keleng­kapan desain produksi, seperti stillphoto dan atau poster.
  2. Buku dan audiovisual yang diusulkan akan diseleksi oleh suatu tim dan dievaluasi berdasar­kan persyaratan administrasi dan kriteria penilaian yang telah ditentukan.

 2.2 Kategori

Program Akuisisi Pengetahuan Lokal dalam Bentuk Buku dan Audiovisual akan memberikan insentif dalam dua kategori, yaitu   

Buku, yang terdiri atas

  1. Buku Ilmiah (monografi dan bunga rampai [editedbook/chapter book)
  2. Buku Ilmiah Populer
  3. Buku Referensi (Kamus, Ensiklopedia, Buku Pertelaan tentang Tumbuhan atau Hewan)
  4. Buku Komik atau Cerita Bergambar
  5. Buku Ajar/Pegangan
  6. Buku Panduan

 Audiovisual, yang terdiri atas

  1. Film Dokumenter
  2. Film Animasi
  3. Film Fiksi
  4. Dokumentasi Kreatif dan Inovatif

 

3. PERSYARATAN

Program ini menerima usulan karya dengan persyaratan berikut ini.   

Melampirkan surat pernyataan yang ditandatangani minimal oleh dua pihak, yaitu

  1. Pengusul (penulis buku atau kreator audiovisual);
  2. Persetujuan/rekomendasi dari
  • Jika karya yang diusulkan sudah pernah diterbitkan, surat pernyataan ditandatangani oleh penerbit sebelumnya, sebagai bukti persetujuan mengikuti program akuisisi ini; atau
  • Jika karya yang diusulkan belum pernah diterbitkan, harus ada rekomendasi dari kepala satuan kerja/toko masyakarat/ahli/pakar dalam bidang ilmu/topik terkait konten yang diusulkan sebagai bukti rekomendasi mengikuti program akuisisi ini.

Penyerahan Naskah Buku yang Telah Terbit

  1. Memiliki ISBN/E-ISBN
  2. Diterbitkan oleh Penerbit anggota Ikapi
  3. File buku versi PDF yang terdiri dari sampul dan isi buku

 Penyerahan Naskah Buku yang Belum Terbit

  1. Menyerahkan naskah lengkap, rapi, dan sistematis sesuai dengan anatomi buku.
  2. Memenuhi format penyerahan naskah berikut.
  • File manuskrip minimal 90 halaman dengan format file Ms. Word
  • Margin: Atas 2,5 cm, bawah 2,5 cm, kanan 2,5 cm, dan kiri 3 cm.
  • Jenis huruf Times New Roman Ukuran: 12 pt.
  • Satu kolom, ditik dengan jarak 1,5 spasi.
  • Setiap halaman diberi nomor berurutan.
  • Setiap Gambar dan Tabel wajib diberi identitas berupa penomoran.  
  • File Naskah dikirimkan dengan format Judul dan Nama Penulis.

 Penyerahan Audiovisual

  1. Melampirkan surat rilis audiovisual yang dibuat oleh produserapabila kreator bekerja secara mandiri.
  2. Melampirkan desain produksi yang terdiri dari judul, sinopsis, naskah, konsep, biodata kreator (produser, sutradara, animator) dan credit title.
  3. Memenuhi format penyerahan audiovisual sebagai berikut:
  • Durasi audiovisual 1-60 menit;
  • Resolusi video minimal full HD 1920 x 1080;
  • Format .mp4 atau .mov;
  • Audio stereo

Seluruh berkas lengkap dikirimkan melalui:

Karya yang Sudah Pernah Terbit: https://forms.gle/3pGeM6R3UHX2WmBD6

Karya yang Belum Pernah Terbit: https://forms.gle/PqbXacUQVN8SRKaE7

Dokumen pernyataan dapat diunduh melalui tautan https://drive.google.com/file/d/1GztK_Q0rRfUwA90PVgkKWdbSMc8SQSiq/view?usp=sharing 

 

4. KRITERIA PENILAIAN

Penilaian dilakukan dengan penekanan pada aspek legalitas, orisinalitas, dan kualitas karya, seperti kelengkapan unsur anatomi buku, kualitas substansi dan alur pembahasan (5W+H), kesiapan naskah, keterbacaan naskah, kualitas ilustrasi, kelengkapan pustaka, dan rekam jejak penulis/kreator. Sementara itu, untuk audiovisual, seperti unsur-unsur sinematografi, ide, isi, dan alur cerita, teknis produksi, kesesuain substansi dengan tema, dan kreativitas.

 

5. PELAKSANAAN

Pendaftaran dibuka sepanjang tahun 2021. Karya yang masuk akan diverifikasi dan dinilai setiap empat bulan dengan sistem antrean dan batasan kuota. Karya yang diterima akan diumumkan melalui media sosial dan website LIPI Press pada bulan April, Juli, dan November 2021.

 

6. INSENTIF

Insentif hanya diberikan kepada penulis/kreator (jika lebih dari satu penulis/ kreator maka nama pertama yang mewakili). Proses pembayaran insentif dilakukan apabila buku atau audiovisual telah direvisi sesuai dengan saran penilai dan sudah nyatakan diterima oleh LIPI Press.

     Biaya program kegiatan ini dibebankan pada DIPA UPT Balai Media dan Reproduksi (LIPI Press) Tahun Anggaran 2021. Insentif diberikan sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlalu. Keputusan hasil seleksi merupakan kewenangan LIPI Press berdasarkan rekomendasi Tim Penilai yang tidak dapat diganggu gugat. 

 

7. ALAMAT KONTAK

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi:

UPT Balai Media dan Reproduksi (LIPI Press)

Gedung PDDI-LIPI, Lt.6. Jln. Gatot Subroto, No.10, Jakarta Selatan

E-mail: akuisisi@mail.lipi.go.id

      Telp: +6221 5733465
      WA: +62 812-2228-485